Kali ini funkynetter mau berbagi pengalaman soal kerusakan bearing roda depan di motor Honda Vario 160 ABS. Masalah ini awalnya cukup membingungkan, karena gejalanya seperti kerusakan di bagian sok depan atau kaki-kaki depan.
Motor yang dipakai funkynetter sudah berumur lebih dari 2 tahun dengan jarak tempuh sekitar 65 ribu km. Pemakaian juga termasuk cukup berat, karena motor sering dipakai harian pp SEJAUH 85km dan beberapa kali sering menerjang banjir.
Nah, dari pengalaman ini ternyata banjir dan pemakaian jarak jauh bisa mempercepat kerusakan bearing roda. Apalagi posisi bearing roda memang cukup rentan terkena air, kotoran, dan tekanan dari jalan rusak.
Gejala Awal Bearing Roda Mulai Bermasalah
Gejala pertama yang terasa adalah muncul bunyi jedug ketika motor melibas polisi tidur dengan agak kencang atau saat tidak sengaja menghantam lubang jalan.
Awalnya funkynetter mengira masalah ada di bagian sok depan. Soalnya bunyinya seperti ada bagian kaki-kaki depan yang sudah lemah atau oblak. Setelah dicek dan diteliti, ternyata sok depan masih normal.
Setelah diperiksa lebih lanjut, roda depan terasa sedikit oblak. Dari situ mulai mengarah ke bagian bearing roda depan.
Penyebab Bearing Cepat Rusak
Kalau dilihat dari pemakaian, usia motor yang sudah lebih dari 2 tahun dan jarak tempuh 65 ribu km memang cukup wajar kalau bearing mulai minta diganti.
Ditambah lagi motor sering menerjang banjir. Air yang masuk ke area roda bisa membuat pelumas bearing berkurang, kotoran masuk, dan lama-lama bearing jadi aus.
Jadi buat sobat yang motornya sering dipakai melewati genangan air atau banjir, bagian bearing roda ini sebaiknya lebih sering dicek. Jangan tunggu sampai roda benar-benar oblak atau bunyinya makin parah.
Penggantian Pertama Pakai Bearing KOYO 6201-RS CM
Setelah diketahui bearing roda depan bermasalah, funkynetter sempat mengganti bearing dengan merek KOYO kode 6201-RS CM. Secara merek, KOYO sebenarnya dikenal sebagai merek bearing yang bagus, dan funkynetter juga tidak langsung menyimpulkan kalau mereknya jelek.
Masalahnya, bearing yang dipakai waktu itu memiliki kode belakang CM. Setelah diperhatikan lagi, kode ini berbeda dengan kode bearing asli yang dibutuhkan motor, yaitu 6201-RS tanpa tambahan kode CM.
Dari pengalaman funkynetter, perbedaan kode belakang ini ternyata cukup berpengaruh. Saat stok bearing 6201-RS tanpa CM sedang kosong, akhirnya funkynetter mengambil yang versi 6201-RS CM. Setelah dipasang di Vario 160 ABS, justru muncul suara mendengung dari area depan, terutama seputar roda depan.
Suara dengung tersebut semakin jelas ketika motor dipakai dengan kecepatan di atas 60 km/jam. Awalnya sempat bingung, karena bearing baru seharusnya membuat roda lebih halus. Tapi setelah dibandingkan lagi, kemungkinan masalahnya bukan pada merek KOYO, melainkan pada perbedaan kode CM yang spesifikasinya tidak sama dengan bearing standar yang dibutuhkan.
Sebagai perbandingan, funkynetter juga pernah mengganti bearing roda depan motor Beat FI menggunakan bearing KOYO 6201-RS tanpa kode CM, dan hasilnya normal. Jadi dari pengalaman ini, yang perlu diperhatikan bukan hanya mereknya, tapi juga kode bearing harus benar-benar sesuai.
Perbandingan Pengalaman Bearing KOYO dan AHM Asli
- KOYO 6201-RS CM: setelah dipasang di Vario 160 ABS muncul suara mendengung di area roda depan, terutama saat kecepatan di atas 60 km/jam.
- KOYO 6201-RS tanpa CM: pernah dipakai funkynetter di motor Beat FI dan hasilnya normal.
- Bearing asli AHM 6201-RS kode part 91052K03N41: setelah dipasang di Vario 160 ABS suara dengung hilang dan roda kembali normal.
Dari pengalaman ini, funkynetter tidak menyimpulkan kalau bearing KOYO itu jelek. Justru yang lebih tepat, sobat harus benar-benar memperhatikan kode bearing yang dipakai. Walaupun sama-sama 6201-RS, tambahan kode belakang seperti CM bisa saja membuat karakter bearing berbeda dari spesifikasi bawaan motor.
Jadi kalau sobat mau mengganti bearing roda depan Vario 160 ABS, lebih aman cari kode yang benar-benar sesuai, yaitu 6201-RS sesuai part bawaan. Kalau ingin paling aman, bisa langsung pakai bearing asli AHM dengan kode part 91052K03N41.
Kesimpulan
Kerusakan bearing roda depan di Vario 160 ABS milik funkynetter terjadi setelah pemakaian lebih dari 2 tahun dengan jarak tempuh sekitar 65 ribu km. Ditambah motor sering menerjang banjir, jadi wajar kalau bearing lebih cepat aus.
Gejala awalnya berupa bunyi jedug saat melewati polisi tidur atau lubang jalan, lalu roda terasa oblak. Awalnya sempat dikira sok depan bermasalah, tapi setelah dicek ternyata bagian sok masih normal.
Penggantian menggunakan bearing KOYO 6201-RS CM ternyata menimbulkan suara dengung di area roda depan, terutama saat kecepatan di atas 60 km/jam. Namun setelah dibandingkan dengan pengalaman memakai KOYO 6201-RS tanpa CM di motor Beat FI yang hasilnya normal, kemungkinan besar masalahnya ada pada perbedaan kode CM, bukan karena merek KOYO-nya.
Setelah Vario 160 ABS diganti lagi memakai bearing asli AHM kode 6201-RS dengan kode part 91052K03N41, suara dengung hilang dan motor kembali normal.
Jadi buat sobat pengguna Vario 160 ABS yang mengalami bunyi aneh di roda depan, bearing roda bisa jadi salah satu bagian yang wajib dicek. Untuk pilihan part, dari pengalaman funkynetter pribadi, bearing asli AHM terasa lebih cocok dan lebih senyap.
FAQ Bearing Roda Depan Vario 160 ABS
Berapa kode bearing roda depan Vario 160 ABS?
Berdasarkan pengalaman funkynetter, bearing asli AHM yang dipakai memiliki kode 6201-RS dengan kode part 91052K03N41.
Berapa harga bearing roda depan asli AHM?
Harga kisarannya sekitar Rp 35 ribu. Harga bisa berbeda tergantung toko dan daerah.
Apa gejala bearing roda depan rusak?
Gejalanya bisa berupa roda terasa oblak, bunyi jedug saat melewati polisi tidur atau lubang jalan, serta muncul suara kasar atau dengung dari area roda depan.
Apakah banjir bisa merusak bearing roda?
Bisa mempercepat kerusakan. Air dan kotoran yang masuk ke area bearing bisa mengganggu pelumas dan membuat bearing lebih cepat aus.
Apakah bearing KOYO jelek?
Tidak bisa langsung disimpulkan seperti itu. KOYO adalah merek bearing yang dikenal bagus. Tapi dalam pengalaman funkynetter kali ini, bearing KOYO 6201-RS CM menimbulkan suara dengung di Vario 160 ABS, sedangkan bearing asli AHM membuat suara kembali normal.
Meta Deskripsi:
Pengalaman mengganti bearing roda depan Honda Vario 160 ABS setelah 65 ribu km. Awalnya bunyi jedug dan roda oblak, sempat pakai KOYO 6201-RS CM muncul dengung, lalu normal kembali setelah ganti bearing asli AHM 6201-RS kode part 91052K03N41.
Label:
Vario 160, Vario 160 ABS, Bearing Roda, Bearing AHM, Bearing KOYO, Kaki-kaki Motor, Tips Motor, Servis Motor, Honda Vario, FunkyNetterCom


