Halo sob, kali ini funkynetter mau berbagi pengalaman yang cukup bikin deg-degan soal keamanan akun Steam.
Beberapa hari terakhir, akun Steam milik funkynetter mendapatkan percobaan login mencurigakan dari orang yang tidak dikenal. Yang bikin kaget, si penjahat ternyata berhasil memasukkan nama akun atau username dan kata sandi Steam dengan benar.
Untungnya, sistem keamanan Steam langsung mengunci akses mereka dan mengirimkan notifikasi permintaan izin login. Karena itu bukan funkynetter yang melakukan login, tentu saja permintaan tersebut langsung ditolak.
Yang lebih bikin was-was, percobaan ini sudah terjadi sekitar 4 kali dalam beberapa hari. Jadi kemungkinan besar, si penjahat memang sudah mengetahui password akun Steam atau mungkin password email Google yang terhubung dengan akun tersebut.
Akun Steam Berisi 136 Game
Bagi sebagian orang mungkin akun Steam hanya dianggap akun game biasa. Tapi bagi gamer, akun Steam itu bisa menjadi aset digital yang cukup berharga.
Di akun Steam milik funkynetter sendiri ada sekitar 136 game. Rata-rata isinya game racing, balapan, action, dan tembak-tembakan.
Kalau sampai akun tersebut berhasil diambil alih orang lain, tentu akan sangat merugikan. Bukan cuma kehilangan akses bermain game, tapi juga kehilangan koleksi game yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun.
Langsung Tolak Request dan Ganti Password
Begitu menerima notifikasi login mencurigakan, funkynetter langsung menolak permintaan akses dari si penjahat tersebut.
Setelah itu, langkah paling aman yang langsung dilakukan adalah mengganti password akun Steam dengan password baru yang lebih kuat dan berbeda dari sebelumnya.
Tidak berhenti di situ saja, password email Google yang terhubung ke akun Steam juga ikut diganti. Ini penting, karena kalau email utama ikut diketahui orang lain, semua akun yang terhubung ke email tersebut bisa ikut terancam.
Untungnya sampai artikel ini ditulis, funkynetter masih bisa masuk ke akun Steam dan masih bisa bermain game seperti biasa.
Kok Penjahat Bisa Tahu Password Steam?
Banyak orang mungkin langsung berpikir kalau pelakunya adalah hacker jago yang berhasil membobol akun Steam secara langsung.
Tapi kenyataannya, belum tentu seperti itu sob.
Dalam banyak kasus, penjahat siber tidak selalu meretas Steam secara langsung. Mereka bisa mendapatkan password dari banyak sumber lain, misalnya dari kebocoran data website lama, aplikasi tidak resmi, malware pencuri password, atau situs phishing yang tampilannya mirip halaman login asli.
Masalah yang sering terjadi adalah banyak orang memakai password yang sama untuk beberapa akun. Misalnya password email, Steam, forum, marketplace, atau akun lain dibuat sama. Ketika salah satu layanan mengalami kebocoran data, password itu bisa dicoba ke layanan lain.
Cara seperti ini sering disebut credential stuffing. Jadi pelaku tinggal mencoba kombinasi email, username, dan password yang sudah bocor ke berbagai platform. Kalau password-nya sama, akun bisa langsung terancam.
Apakah Ini Karena Brute Force?
Bisa saja pelaku memakai alat otomatis untuk mencoba login, tapi kemungkinan besar kasus seperti ini bukan brute force murni.
Brute force adalah metode menebak password satu per satu menggunakan aplikasi atau script. Namun layanan besar seperti Steam biasanya punya sistem keamanan untuk membatasi percobaan login berulang yang mencurigakan.
Jadi menurut funkynetter, kemungkinan yang lebih masuk akal adalah password lama sudah pernah bocor, lalu dicoba lagi ke akun Steam.
Karena itulah sobat sebaiknya jangan memakai password yang sama untuk banyak akun. Satu password bocor, akun lain bisa ikut kena imbasnya.
Notifikasi Google: Password Sudah Terekspos
Funkynetter juga sempat mendapatkan notifikasi dari akun Google yang menyarankan agar segera mengganti password karena kata sandi terdeteksi terekspos atau masuk dalam pelanggaran data.
Artinya, password tersebut kemungkinan pernah muncul dalam data bocor di internet. Ini bukan berarti akun Google pasti sudah diretas, tetapi password yang digunakan sudah tidak aman lagi karena bisa saja diketahui pihak lain.
Kalau sobat mendapatkan notifikasi seperti ini dari Google, jangan diabaikan. Segera ganti password dengan yang baru dan jangan gunakan password tersebut di akun lain.
Informasi Terbaru Tentang Keamanan Akun Steam
Belakangan ini isu keamanan akun game memang semakin sering dibahas. Banyak akun game menjadi target karena di dalamnya ada koleksi game, item digital, wallet, skin, hingga riwayat pembelian.
Akun Steam juga sering menjadi incaran karena nilainya bisa cukup besar, apalagi kalau koleksi gamenya banyak atau punya item tertentu yang bisa dijual di marketplace.
Modus yang sering terjadi biasanya bukan hanya lewat pencurian password, tetapi juga lewat link palsu, giveaway palsu, file mencurigakan, aplikasi cheat, mod tidak jelas, atau halaman login Steam palsu.
Jadi kalau sobat menerima link dari orang tidak dikenal yang meminta login Steam, lebih baik jangan langsung percaya. Pastikan alamat websitenya benar-benar resmi dan jangan pernah memasukkan password di halaman yang mencurigakan.
Cara Mengamankan Akun Steam
Kalau sobat mengalami kejadian seperti funkynetter, langkah pertama yang harus dilakukan adalah jangan panik.
Segera tolak semua permintaan login yang mencurigakan. Setelah itu, ganti password akun Steam dan pastikan password barunya berbeda dari semua akun lain.
Berikut beberapa langkah yang bisa sobat lakukan:
- Ganti password akun Steam.
- Ganti password email yang terhubung ke Steam.
- Aktifkan Steam Guard Mobile Authenticator.
- Gunakan password unik untuk setiap akun.
- Jangan pakai password lama yang pernah bocor.
- Periksa keamanan akun Google.
- Scan komputer dari malware atau virus pencuri password.
- Jangan login Steam dari link mencurigakan.
- Hindari aplikasi cheat, crack, atau file tidak jelas.
Kenapa Steam Guard Itu Penting?
Steam Guard sangat penting karena menjadi lapisan keamanan tambahan. Walaupun orang lain mengetahui username dan password, mereka tetap membutuhkan izin tambahan untuk bisa masuk ke akun.
Dalam kasus funkynetter, Steam Guard inilah yang membantu menahan akses si penjahat. Jadi meskipun password berhasil dimasukkan dengan benar, akses tetap belum bisa dibuka tanpa persetujuan dari pemilik akun.
Makanya fitur seperti ini jangan dimatikan, sob. Justru fitur keamanan tambahan seperti Steam Guard, verifikasi dua langkah Google, dan notifikasi login sangat membantu menyelamatkan akun ketika password sudah bocor.
Kesimpulan
Pengalaman ini menjadi pelajaran penting buat funkynetter bahwa keamanan akun digital tidak boleh dianggap remeh.
Akun Steam yang berisi 136 game tentu sangat disayangkan kalau sampai jatuh ke tangan orang lain. Apalagi koleksi game tersebut sudah dikumpulkan dari waktu ke waktu.
Untungnya, Steam langsung mengunci akses mencurigakan dan mengirimkan notifikasi izin login. Funkynetter juga langsung menolak request tersebut, mengganti password Steam, dan mengganti password email yang terhubung.
Kalau sobat mengalami hal yang sama, segera amankan akun sebelum terlambat. Jangan tunggu sampai akun benar-benar diambil alih.
Di zaman sekarang, password yang bocor bisa menjadi pintu masuk bagi penjahat digital. Jadi mulai sekarang, gunakan password yang kuat, aktifkan verifikasi dua langkah, dan jangan pernah memakai password yang sama untuk semua akun.
Meta Deskripsi: Pengalaman akun Steam hampir dibobol penjahat karena password kemungkinan sudah diketahui. Simak penyebab password bisa bocor, arti notifikasi Google tentang password terekspos, dan cara mengamankan akun Steam agar tidak diambil alih.
Label: Gaming, Steam, Keamanan Akun, Teknologi, Tips


